Adakah Kehidupan Lain Diluar Bumi?

Posted by BaronNight On 1:06 AM 0 comments

 

Meskipun pertanyaan yang sedikit aneh ditelinga kita, tapi coba kita renungkan..berapa banyakkah planet dan galaxy, benda langit lain yang bertebaran diluar sana?

Berapa ribu atau berapa jutakah benda langit di jagad raya ini yang mirip atau lebih dekat sama persis dengan bumi kita, apakah Tuhan hanya menciptakan benda langit yang dapat dihuni oleh makhluk seperti kita ini hanya terdapat dibumi yang kita ketahui selama ini, atau di belahan jagad raya ini juga terdapat suatu kehidupan yang sama persis dengan bumi kita atau mungkin peradaban nya lebih maju dari kita??..makhluk cerdas dari luar bumi yang sampai saat ini tidak pernah surut diperbincangkan oleh banyak ilmuwan…

Bulan.., semuanya pasti kenal dengan benda mungil ini, benda mungil yang slalu kita liat menemani malam malam kita, slalu menampakkan wajah cantikkya menghibur makhluk bumi yang dalam kegelapan dan kesepian, tapi asal tau aja, wajah bulan yang selama ini kita liat hanya separuh dari bagiannya, sedangkan separuhnya lagi kita tidak pernah melihatnya, Bagian bulan yang terlihat dari bumi/menghadap bumi itu tidak pernah berubah.

Dalam pencarian jejak kehidupan cerdas di luar Bumi Bulan memang masih penuh dengan misteri. kita belum memahami sisi gelapnya bulan yang tak terlihat itu. Dikatakan, pada sisi gelap bulan itulah berkembang suatu kehidupan cerdas. Nampaknya, para makhluk-makhluk tersebut sangat strategis dalam memilih tempat untuk membangun pusat peradaban mereka disana, karena tidak mudah terpantau dari bumi. Ufology menyebut pangkalan makhluk-makhluk itu sebagai “Luna”. Sejak misi Apollo pertama yang mendarat di bulan (Apollo 11), makhluk-makhluk itu seakan-akan tidak menyukai kedatangan manusia kesana. Itu ditandai dengan selalu munculnya benda-benda terbang misterius yang selalu mengikuti dan seperti menghalangi jalannya pesawat-pesawat ruang angkasa seperti 7 misi Apollo dan beberapa misi Gemini ke Bulan.

Dunia Ufology, mengatakan ada sebuah pangkalan makhluk asing di Bulan yang sangat rahasia. Walaupun masih sebatas spekulasi, tanda-tanda akan hal ini pernah dialami oleh sebagian daripada kita yaitu para Awak Apollo yang mengunjungi bulan. Dari 7 misi Apollo ke Bulan ( Apollo 11 – 17 ), hanya Apollo 13 lah yang mengalami kegagalan akibat terjadinya kebocoran modul servis yang menyebabkan hilangnya persediaan oksigen, air, listrik, dan fungsi mesin. Beruntung para Astronot Apollo 13 semua dapat terselamatkan. Saat mengunjungi bulan, terdapat beberapa kejadian aneh yang dialami oleh para astronot Apollo. Nampaknya ada yang merasa terusik oleh kedatangan mereka kesana, dan itu ditandai dengan munculnya serangkaian kejadian-kejadian aneh dan ganjil pada saat para Astronot mendekati satelit alami bumi itu. Benarkah ada suatu pangkalan kehidupan cerdas di bulan yang sangat misterius?

Sebenarnya, kecurigaan-kecurigaan mengenai adanya kehidupan makhluk cerdas di bulan ini sudah dapat teramati fenomenanya oleh manusia di bumi. Laporan banyak berdatangan dari para ahli perbintangan maupun para peminat astronomi dari beberapa negara di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia. Dedi Suardi contohnya, tatkala mengamati bulan dengan teleskopnya, pria yang dikenal sebagai seniman, penulis dan peminat serius astonomi ini menyaksikan kejadian aneh di permukaan bulan. Pada saat ia mengamati bulan dengan teropong bintang Calestron Catadiotric yang berdiameter 8 ichi, ia tiba-tiba melihat benda hitam mirip anak panah yang dengan gesitnya hilir mudik dari ujung tanduk bulan ke ujung tanduk yang lain. Lebih fantastis lagi, guna mencapai sisi bulan yang lain, benda aneh itu hanya memerlukan waktu 1/2 detik!!kejadian ini berlangsung satu jam sebelum lenyap dari pandangan teleskop. Munculnya beberapa obyek-obyek misterius di sekitar bulan juga sempat dilaporkan oleh para pakar perbintangan Amerika dan Perancis jauh sebelum misi Apollo dilaksanakan yaitu ditahun-tahun disepanjang 1920 – 1930 an. Disepanjang era itu, memang kerap muncul laporan dari para ahli perbintangan mengenai munculnya segerombolan benda-benda terbang yang bersinar dan bergerak hilir mudik di sekitar bulan. Bahkan laporan-laporan tersebut sempat menghiasi surat kabar dan jurnal-jurnal disepanjang tahun tersebut.

Obyek Terbang bercahaya yang Berhasil Diabadikan oleh Astronot Apollo 14

Hal yang semakin menggairahkan para peminat astronomi termasuk ufology adalah ketika munculnya laporan mengenai adanya sebuah “jembatan” misterius dipermukaan bulan sepenjang beberapa mil yang disaksikan oleh seorang ahli perbintangan terkenal John O’Neill. Pada tanggal 29 Juli 53, ia memang menyaksikan obyek “jembatan” aneh yang memanjang 12 mil di daerah Mare Crisium Bulan. Namun entah mengapa, beberapa hari kemudian jembatan aneh tersebut menghilang. Apakah benar makhluk-makhluk cerdas itu membongkarnya dengan sebab jembatan itu terlalu mencolok sehingga dapat dengan mudah diamati oleh manusia di Bumi?
(mengingat letaknya juga tidak pada “dark side” dari bulan itu sendiri)

Sementara kesaksian O’Neil tersebut banyak dicemooh oleh para astronom lain, muncullah kesaksian pakar bulan nomor wahid dari Inggris H.P.Walkins, yang menandaskan bahwa ia pun menyaksikan jembatan aneh yang tiba-tiba muncul itu!! Setelah itu, Patrick Moore, anggota British Astronomical Association, juga melihat jembatan di Bulan yang menghubungkan satu gunung dengan gunung lainnya di dataran Mare Crisium/ Sea of Crysis. Yang lebih aneh lagi, 84 tahun sebelum kesaksian O’Neill, Swift dari Matton II, menyaksikan obyek-obyek yang bergerak melintasi bulan pada tanggal 7 Agustus 1869, dua puluh menit sebelum terjadi gerhana matahari total. Bahkan lima tahun sesudahnya, tepatnya pada tahun 1874, Monsieur Lemey, pakar langit dari Perancis, melaporkan bahwa dirinya melihat objek-objek yang jumlahnya sangat banyak, berwarna hitam, berbondong-bondong melintasi permukaan bulan.

Seorang astronomer Jerman bernama J.H. Schroeter, yang hampir sepanjang hidupnya mengabdikan diri pada pembuatan peta Bulan, pada tanggal 26 September, 1788, melihat sebuah sinar cerah keputihan, persis seperti bintang, tiba-tiba berkilauan disekitar puncak-puncak dipermukaan bulan Alps dekat kawah atau kepundan Plato. Sinar itu terus menerus memancar kira-kira lima belas menit untuk kemudian hilang. Terang sinar ini tidak mungkin berasal dari sebuah meteor.

Di Lowell Observatory di Arizona, pada tanggal 30 Oktober, 1963, seorang astronomer lain, John Greenacre menyaksikan sinar merah dipermukaan Bulan. Sinar itu menurut Greenacre amat kuat hingga “mirip dengan batu permata ruby yang besar.”
Baru-baru ini sebuah survey mengenai buku buku dan laporan astronomer membuktikan bahwa telah dibuat 400 laporan mengenai kejadian bulan yang aneh seperti itu dalam suatu periode yang lebih panjang dari 400 tahun. Study cermat ini dilakukan oleh dua orang astronomer terkemuka, Patrick A. Moore dari Armagh Planetarium di Irlandia Utara, dan Barbara M. Middlehurst, dari Lunar Anda Planetary Laboratory, University of Arizona.

Faktanya, dari seluruh kejadian misterius di bulan yang berhasil diamati dari bumi ialah cahaya-cahaya aneh dan misterius tersebut berasal dari daerah Mare Crisium, daerah yang tepat sama dengan munculnya jembatan besar yang dilihat oleh O’Neill dan H.P. Wilkins pada tahun 1950-an. Berlusin-lusin astronomer melihat cahaya-cahaya yang kerap membentuk formasi-formasi geometri ini, seakan-akan ada suatu kecerdasan yang mengendalikannya.

Obyek terbang bercahaya yang berhasil diabadikan Astronot Apollo 15 di Bulan

Lalu, Adakah sinyal-sinyal membingungkan yang telah mereka kirimkan kepada kita untuk menegaskan bahwa mereka benar-benar eksis?

Suatu hal yang menarik dari pertanyaan diatas ialah bahwa pada periode tahun 1927 – 1934 , dimana pada saat itu merupakan masa permulaan dari teknologi radio kita. Ada beberapa sinyal-sinyal misterius yang berhasil ditangkap di sekitar bulan. tanda-tanda radio ini berhasil ditangkap oleh beberapa penyelidik radio. Salah satu tanda ini berhasil diterima oleh Marconi Tesla.


Di tahun 1956, kembali diterima sinyal-sinyal misterius yang diterima oleh para astronom di Ohio University. Sinyal-sinyal membingungkan ini dikatakan dikirimkan oleh suatu obyek yang bergerak sangat cepat menuju ke Bulan, dan obyek ini berhasil diamati oleh para astronom, baik di Ohio University maupun beberapa astronom Inggris. Tak bisa dimengerti, apa arti dari sinyal-sinyal yang mereka kirimkan kepada kita ini?

Astronot pertama yang melihat UFO ketika sedang mengorbit adalah Mayor Gordon Cooper, selama misi penerbangan mercury 21 orbit dengan Faith 7 (15 Mei, 1963). Ketika sedang melakukan orbit yang keempat dan persis berada diatas Hawaii, ia melaporkan mendengar transmisi suara yang aneh yang dinamakannya “bahasa asing yang tidak dipahami”. Ternyata ,suara itu memotong channel VHF yang khusus ditujukan untuk penerbangan angkasa luar. ‘Suara yang direkam itu ternyata tidak cocok dengan bahasa apapun yang terdapat didunia ini. Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun didunia ini, Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun di dunia ini, tapi di katakan berasal dari lidah yang sama sekali asing bagi dunia kita ini. Walaupun para ahli NASA telah memutar kembali rekaman itu berkali-kali mereka tetap tidak bisa menganalisa-nya, demikian menurut salah satu sumber yang bisa dipercaya.

Kemudian, hampir sebagian besar Astronot Apollo maupun Gemini melihat UFO pada saat memasuki orbit Bulan. Para Astronot Apollo selalu diikuti UFO pada saat perjalanan menuju bulan. Bahkan, ada foto-foto yang membuktikan hal ini semua, terutama foto sebuah UFO yang berhasil diabadikan oleh para astronot Apollo 14 dan 16. Beberapa foto juga memperlihatkan adanya benda-benda terbang misterius yang melayang-layang diatas para astronot di permukaan bulan.

Pada penerbangan Gemini 9 lebih mencenangkan lagi. Pernyataan yang dikeluarkan oleh NASA menyebutkan terjadi guncangan pada tubuh pesawat yang disebabkan oleh benturan obyek terbang berbentuk cakram. 

Tak hanya itu, bahkan pada misi sebelumnya Juni 1965, Mayor James McDivitt, dan pejalan diangkasa luar pertama, Mayor Edward White melihat dan memotret sebuah benda bercahaya berbentuk seperti telur yang mendekati kapsul Gemini 4 yang sedang diorbitkan. Para astronot menyaksikannya, namun tak mengerti sebenarnya benda apakah itu?

Misi Apollo 11 ke bulan juga ditandai dengan sambutan yang kurang bersahabat. Pada saat pesawat mendekati bulan, para astronot mendengar suara-suara radio aneh yang berbaur dengan siaran radio luar angkasa. Bahkan Mission Control dibuat bingung oleh hal ini.
Suatu laporan yang tidak terkonfirmasi menyebutkan bahwa pada waktu Buzz Aldrin membuka pintu setelah Apollo 11 mendarat di bulan, ia melihat makhluk transparan yang sedang memandangnya dari luar pesawat. Bahkan, ada suatu laporan dari anggota angakasa luar NASA, Otto Binder yang mengisahkan mengenai munculnya sebuah UFO di atas permukaan bulan. Aldrin dan Amstrong menyaksikannya. Binder melanjutkan kisahnya dengan laporan yang mengejutkan dan hampir tidak bisa dipercaya ini : “Agaknya ketika kedua astronaut Aldrin dan Armstrong sedang berputar beberapa jauh dari LEM, Armstrong mencengkam lengan Aldrin dengan bersemangat dan berseru : “Apa ini? Ya ampun, apa ini? Itulah yang ingin kuketahui.”

Pada misi Apollo 11, umat manusia di bumi yang diwakilkan oleh beberapa Astronot Apollo 11 dan Presiden Amerika Serikat saat itu Richard Nixon, telah menyapa para penghuni bulan (apabila memang benar ada) dengan salam hangat dan penuh kedamaian. Hal itu dilakukan oleh Niel Amstrong dan Buzz Aldrin yang menancapkan plakat yang telah ditanda tangani oleh mereka bertiga, bertuliskan demikian : ” Here man from Planet Earth First Set Foot Upon the Moon. July 1969 A.D. We Came in Peace for All Mankind ”

Itulah pesan dan salam yang kita tinggalkan kepada para penghuni bulan dan para penjelajah luar angkasa lainnya, agar kita dapat menandakan bahwa manusia bumi pernah mengunjungi bulan, kita datang dengan damai bagi mereka. Namun sepertinya para penghuni bulan belum sepenuhnya yakin akan pesan ini mengingat misi Apollo selanjutnya, mereka selalu mencurigai kedatangan kita kesana. Apakah mereka merasa terancam dan takut apabila manusia bumi membangun pusat penelitian dan menguasai tempat mereka tinggal?

Memandang bahwa di bulan terdapat suatu basis makhluk cerdas memang bukan tanpa dasar, sebab para astronaut menyaksikan benda-benda aneh itu. Bahkan sebagian besar ilmuwan yang obyektif harus mengakui bahwa terdapat kejadian yang tidak bisa diterangkan berlangsung di atas permukaan Bulan dan sekitarnya.
Bukti-bukti lain mengenai adanya sesuatu yang tak biasa di permukaan bulan adalah mengenai beberapa foto satelit yang berhasil diambil oleh pesawat ruang angkasa milik Amerika (NASA) dan Rusia. Dari beberapa striktur-struktur permukaan bulan yang berhasil diambil, terdapat obyek-obyek/struktur-struktur misterius yang hanya bisa dilihat apabila dilakukan perbesaran beberapa kali. Pesawat Ruang Angkasa Amerika Serikat, RANGER II yang mengabadikan lebih dari 200 lembar foto di permukaan bulan juga sempat menagkap gambar beberapa obyek terbang misterius yang melayang di sekitar kawah bulan.

Pada Misi Apollo 12 ternyata tidak lebih baik. Roket Saturnus yang besar mengangkut tiga astronaut Charles “Pete” Conrad, Dick Gordon dan Allan Bean, ke Bulan pada hari Jumat 14 Nopember, 1969, ternyata juga mengalami kejadian yang aneh. Waktu Apollo 12 baru saja berada pada ketinggian satu mil setengah di atas Bumi, ada suatu cahaya kilat yang menyerang secara tiba-tiba. Kejadian itu mengakibatkan semua peralatan listrik pesawat angkasa luar itu terhenti, meninggalkan baris demi baris ombak sirkuit besar yang tiba-tiba terbuka yang memancarkan nyala hijau terang.

Overloading menyebabkan peralatan fungsional lainnya tidak bekerja, semua sistim macet. Secara otomatis, sistim sel bahan bakar pesawat itu tiba-tiba terputus.
Untuk sejenak, seakan-akan semuanya akan musnah, tapi para astronaut tetap tenang dan kira-kira tiga menit kemudian semua kekuatan dan sistim pesawat pulih kembali. Dari mana asal datangnya kilat yang menyerang itu tetap menjadi misteri bagi para ahli angkasa luar kita.

Penemuan Kota Kristal di Atlantis

Posted by BaronNight On 3:49 AM 0 comments

 

Penemuan ini didapatkan dalam dokumen kuno yang dibuat oleh Robert Charmux . Sama menakjubkannya dengan penemuan kota yang terendam dibawah air yang terletak di kepulauan Bahama oleh lima orang penyelam pada 1970. Piramid dengan corak emas yang megah dikelilingi oleh kubah2, bangunan2 persegi panjang, peralatan2 metal yang tidak teridentifikasikan, dan patung yang diatasnya terdapat kristal misterius yang berisi 7 miniatur piramid
Kristal tersebut, dibawa ke permukaan oleh Dr. Ray Brown, memperkuat energi yang melewatinya, memancarkan cahaya yang menyembuhkan penyakit, dan dibuat dengan metode yang masih tidak diketahui oleh para ilmuwan yang menelitinya. Kristal tersebut ditemukan pada ruangan yang bersinar secara misterius didalam piramid bawah air dengan peralatan semacam pistol cahaya yang menyinarinya. Kamera Kirlian, yang dapat merekam gambar-gambar diluar batas kemampuan manusia, menampakkan sebuah mata didalam kristal yang tidak tampak oleh mata telanjang.

Masih belum diketahu teknologi mana yang dapat membuat jalan campuran antara aspal dan kerikil yang rata sejauh ratusan mil yang tetap dalam kondisi baik lebih dari 10.000 tahun kemudian. Jalan ini ditemukan di bawah air, pada pantai timur oleh kapal selam penyelam dalam Aluminaut, dan mengadung magnesium oxide.

Pada 1977, terjadi sebuah kejadian misterius di samudra Atlantis yang berhubungan dengan teknologi yang tidak diketahui. Sebuah piramid setinggi 650 kaki secara misterius bercahaya, dengan air berwarna putih yang berkilauan yang berubah menjadi hijau, sebuah warna yang kontras dengan gelapnya air pada kedalaman laut. Penemuan itu difoto oleh Arl Marahall pada ekspedisi Cay Sal.

Foto2 oleh Dr. William Bell’s 1958 yang diambil pada dasar samudra Atlantik menunjukkan sebuah puncak menara berukuran sekitar 6 kaki mucul dari sebuah dasar yang menyerupai roda gigi dengan sinar yang aneh keluar dari dasar lubang. Apakah ini merupakan bekas “lampu abadi” yang sering dituliskan oleh peneliti2 kuno, yang diberi tenaga oleh sebuah tenaga kosmik interdimensi yang diambil keluar dari atmosfir oleh sebuah bentuk konduktor kristal pada puncak piramid/gedung? 

Piramid yang lebih besar dari gedung2 yang pernah dibuat di dunia pada masa modern telah ditemukan pada dasar samudra Atlantik, di China, dan di Mesir, dimana belum dapat disaingi oleh teknologi kita. Piramid2 ini memiliki semacam semen yang diakui oleh peneliti2 kita jauh lebih baik dari yang kita gunakan sekarang. Tulisan2 kuno menyebutkan bahwa piramid dilambangkan sebagai kapsul waktu yang berisi sejarah dan teknologi dari kerajaan Matahari dan teknologi terakhir Atlantis. Sebuah Piramid yang sangat besar, di kedalaman 10.000 kaki pada samudra Atlantik, dilaporkan telah ditemukan dengan kristal yang berdenyut2 di puncaknya, oleh ekspedisi Tony Benik. Grup ini juga menemukan sebuah lembaran kristal, dan mengatakan jika seberkas cahaya dipancarka melaluinya, akan tampak tulisan misterius didalamnya. Lebih banyak lagi piramid2 bawah air yang ditemukan di Amerika Tengah, Yukatan, dan Louisiana, dimana puncaknya juga ditemukan di selat Florida. Sebuah bangunan pualam bergaya Mesir ditemukan diantara Florida dan Kuba. Adakah hubungannya dengan tiang yang memancarkan energi yang ditemukan oleh Dr. Zink di Bahama pada 1957?

Zink juga membawa barang-barang temuan yang diambil dalam penyelaman ke laut Atlantik, dan telah diinterview oleh agen Mind International, Steve Forsberg.

Salah satu penemuan yang paling menakjubkan dari dasar Atlantik dilaporkan oleh Kru Kapten Reyes pada kapal penyelamat “Talia” dari Spanyol. Mereka merekam bermil-mil kuil berpilar, bangunan2, patung2, dan jalan besar yang berliku, dengan jalan2 yang lebih kecil becabang keluar dari pusat seperti ruji pada roda, serta kuil dan piramid yang sangat megah. Dari kota ini, seperti kota yang ditemukan di perairan Spanyol oleh ekspedisi Dr. Maxine Asher dan ditemukan kemudian oleh ekspedisi Professor Akayonove (semua didokumentasikan dalam foto) menunjukkan kesamaan dengan deskripsi Plato tentang Atlantis. Lebih dari 30 reruntuhan yang berbeda telah ditemukan di dasar laut Atlantik sejak 1956, dan dalam perpustakaan kuno, beberapa peta tua menunjukkan Atlantis dan laut penghubungnya telah ditemukan. Pulau yang diketahui sebagai Aryan, Og. Poseid, dan Antigua dengan negaranya bernama Atlan. Garden City, atau Poseid, telah dilaporkan sebagai ibu kota dari negara pada benua yang menyebar dari Afrika Utara dan Eropa menuju Florida dengan iklim tropis pada pantai barat dan selatan, serta iklim dingin pada bagian utara dan timur.

Menurut Plato dan ahli2 sejarah kuno lainnya, Atlantis memiliki pemerintahan yang paling maju dan damai di dunia pada pincaknya, dan selama ribuan tahun Bumi berada dalam masa damai dengan bentuk sistem politik yang belum ada tandingannya. Ahli2 sejarah dan petualang yang dihormati, seperti Diodorus, Kantor, Marcellinus, Proculus, Plutarch, Herodotus, (mungkin ahli sejarah kuno terbaik). Timagenus. Aelenus, Theopompos, dan lebih banyak lagi, semuanya menuliskan tentang Atlantis yang mereka percaya sebagai sebuah peradaban yang benar-benar superior yang hilang ditelan waktu. Semua negara kuno di benua Amerika menuliskan Atlantis dalam peninggalan-peninggalannya. )


 

Sejak bertolak dari Pelabuhan 18 September 2011 lalu, Kapal Scorpius membawa misi hebat, mengarungi samudera selama 365 hari, mengelilingi dunia, melintasi Kutub Selatan dan Utara. Untuk memecahkan rekor dunia.

Namun, kejadian tak diduga terjadi saat melintasi Trans-Atlantik, menuju Islandia. Kapal milik Rusia itu terperangkap badai di sebuah lokasi paling misterius dan dianggap angker di lautan: Segitiga Bermuda.

Kepada situs media Rusia, Itar-Tass, juru bicara ekspedisi, Anna Subbotina mengungkapkan, kondisi cuaca buruk di tempat yang memiliki reputasi menakutkan bagi sebagian pelaut, mencegah Scorpius mencapai tujuan berikutnya.

"Kapal pesiar itu tersambar petir di tengah badai kencang yang melanda pada Jumat 13 Juli 2012," kata Subbotina. Akibatnya, hampir semua sistem navigasi tak berfungsi, rusak.

Dalam kontak radio Senin lalu, Kapten Kapal, Sergei Nizovtsev mengatakan, setelah diterjang badai, peralatan kapal dan telepon satelit masih bisa beroperasi, meski mengalami gangguan. Sementara koneksi internet terputus sama sekali. Kabar baiknya, semua kru selamat dalam insiden itu.

"Angin kencang secara acak mengubah kecepatan dan arahnya," kata Nizovtsev. "Angin juga menciptakan pusaran air di beberapa titik di lautan."

Kadang-kadang arus balik memperlambat laju kapal, nyaris tak bergerak. "Bahkan mesin yang digeber dengan kecepatan penuh tak banyak membantu," tambah Kapten Nizovtsev.

GLONASS, satu-satunya sistem navigasi yang masih berfungsi di Scorpius menunjukkan koordinat keberadaan kapal, yakni 27 derajat 9 menit lintang Utara dan 64 derajat 50 menit bujur Barat.

Saat insiden terjadi, Nizovtsev mengatakan, tak ada kepanikan berlebih dalam kapal. Para kru, dia mengatakan, "tak percaya soal takhayul tentang kapal dan pesawat yang hilang misterius di Segitiga Bermuda."

Meski demikian, ia mengakui para kelasi melihat fenomena aneh di atmosfer selama badai menerjang 13 Juli lalu: awan vertikal yang menjulang dari air seperti dinding kabut. Juga lingkaran cahaya raksasa yang muncul dan kemudian menghilang di atas lautan.


Misterius?

Tak ada nama Segitiga Bermuda dalam peta resmi. Ia hanya wilayah laut dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah: Bermuda, Puerto Riko, dan Miami.

Di kalangan para pelaut, wilayah itu terkenal dengan kondisi cuacanya yang kompleks, dapat berubah sewaktu-waktu. Meski tak bisa dipastikan kapan cuaca akan berubah, ada sejumlah pertanda yang bisa dibaca: suhu turun dengan tajam, angin kencang, dan badai kuat.

Ada banyak kapal dan pesawat yang hilang di wilayah itu. Salah satunya kesatuan Penerbang 19 pada 5 Desember 1945 pukul 14.10 waktu setempat. Dilaporkan enam pesawat dan 27 orang hilang secara misterius.

Juga peristiwa hilangnya kapal induk USS Cyclops pada 1918, yang hingga saat ini jadi misteri terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Amerika Serikat.

Berbagai macam dugaan aneh muncul, ada yang mengatakan alien yang bersembunyi di bawah lautan, portal ke dimensi lain, gas methan, lokasi Atlantis yang hilang, hingga rumah iblis, Dajal.

Namun, spekulasi liar itu dibantah oleh para ilmuwan, termasuk Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan National Oceanic and Atmospheric  Administration (NOAA). (eh)

 images (43)

Halo para sahabat misteri aneh 88 , Pernah tidak kalian ke tempat dunia lain ? tentu saja tidak pernah atau malah penasaran dengan tempat tersebut.

Namun di dunia ini masih menyimpan misteri yang konon nya ada nya tempat-tempat yang digunakan sebagai Gerbang untuk menghunbungkan kita ke dunia lain.

Berikut tempat-tempat yang di jadikan Gerbang ke dunia lain :


1. Actun Tunichil Muknal (Belize, Amerika Tengah)

Pulau Belize mungkin terkenal karena keindahan pantainya, tapi disamping itu, di pulau ini juga terdapat tempat penuh misteri yang disebut Actun Tunichil Muknal. Tempat ini merupakan rangkaian gua suci yang terletak di Gunung Tapir Belize.

Gua ini sangat disucikan dan dianggap keramat oleh Suku Maya, tempat ini juga dijadikan tempat untuk melakukan ritual kuno Suku Maya.

Di sini terdapat sisa-sisa tengkorak manusia yang di jadikan tumbal dan aneh nya sisa-sisa kerangka tersebut di selimuti kristal halus.

download (75)

Menurut legenda, gua-gua ini merupakan rumah bagi Chaak, sebutan untuk Dewa Hujan. Dipercaya di kedalaman gua tersebut terdapat labirin yang dapat menghubungkan manusia ke dunia lain.

Nama labirin tersebut adalah Xibalba, labirin ini sendiri merupakan rumah bagi 12 iblis lengkap dengan pasukannya. Dan menurut kepercayaan suku maya iblis-iblis inilah yang menyebabkan kematian, penyakit, kelaparan, kesakitan, dan kemiskinan yang terjadi di dunia.

Karena hal tersebutlah Suku Maya melakukan ritual kurban manusia di gua ini agar para iblis tetap tenang dan tidak mengganggu kehidupan manusia.


2. Sumur Suci Bawah Tanah (Meksiko)

salah satu suku dengan peradaban tinggi, Suku Maya meninggalkan banyak hal di dunia ini. Selain Actun Tunichil Muknal, ada tempat lagi yang diyakini merupakan gerbang ke dunia lain.

The Sacred Cenotes atau sumur suci bawah tanah yang juga diyakini sebagai rumah dari Chaak, Sang Dewa Hujan terletak di Negara Meksiko. Di tempat ini Suku Maya kerap melakukan ritual kuno, dan seperti ritual kuno lainnya suku tersebut juga menggunakan tumbal manusia, sehingga tak heran jika di sekitar tempat ini teman bisa menjumpai sisa-sisa kerangka manusia.

download (76)

Dengan peradaban tingginya bangsa Maya bisa mengetahui kapan matahari berada pada puncaknya, dan pada saat waktu tersebut tiba (23 Mei sampai 19 Juli) maka mereka akan melakukan ritual di Sumur Suci yang dianggap sebagai gerbang pintu neraka.


3. Istana Houska (Republik Ceko)

Istana ini tidak seperti istana yang di bangun di tempat strategis dan bisa menahan serangan dari luar. Tapi hal ini tampaknya tidak berlaku untuk istana Houska yang terletak di Republik Ceko.

Istana Houska dibangun di tempat yang sama sekali tidak memiliki nilai strategis, susah ditemukan, sumber air jauh, dan anehnya lagi adalah desainnya yang sangat mengerikan.

Fitur-fitur dalam istana ini juga sangat aneh, seakan-akan dipersiapkan untuk menahan serangan dari dalam. Menurut legenda, istana ini dibangun di atas lubang yang tidak berdasar yang diduga kuat mengarah ke neraka.

download (77)

Dikatakan pula Raja Boheima, Ottokar II yang berkuasa pada saat itu, memberikan pengampunan kepada setiap tahanan yang berani masuk ke dalam lubang tersebut. Tahanan pertama yang mencoba masuk, hanya bertahaan beberapa saat saja, dia berteriak dan kembali lagi naik ke atas.

Saat kembali, perubahan drastis terjadi padanya, rambutnya tiba-tiba menjadi putih dan terlihat 30 tahun lebih tua. Tahanan ini menceritakan berbagai makhluk yang tidak jelas berada di bawah lubang tersebut.

Mendengar hal tersebut, Sang Raja kemudian memerintahkan untuk membuat istana di atas lubang tersebut, hal ini dilakukan untuk menahan serangan dari para iblis yang menghuni tempat itu.

Setelah istana selesai, berbagai kisah aneh dan mengerikan pun muncul, seperti teriakan aneh dan penampakan sosok yang mengerikan. Pada saat perang dunia II, tempat ini pernah dijadikan sebagai tempat eksperimen oleh tentara Nazi.

4. Gerbang Pluto (Turki)

di negara Turki terdapat sebuah area disucikan yang disebut Hierapolis, area ini menyimpan berbagai kisah mitologi dan penuh misteri.

Menurut legenda dari bangsa Yunani-Romawi, di tempat ini terdapat keberadaan pintu gerbang Pluto (Ploutonion). Gerbang tersebut merupakan pintu gerbang yang menghubungkan dunia atas dan dunia bawah.

download (78)

Dikatakan pula dari beberapa dokumen kuno ada disebutkan tentang letak dari gerbang Pluto ini sendiri, yaitu berada di gua Pamukkale. Pamukkale sendiri merupakan salah satu kota kuno di Hierapolis yang menjadi sumber air panas.

Disamping itu tempat ini juga menjadi makam dari St.Philip. Masyakarat setempat percaya jika Ploutonion tersembunyi di sebuah kuil kuno yang dilindungi asap beracun. Konon hanya orang-orang suci yang bisa masuk dan melewati Ploutonion menuju dunia lain.

5. Danau Avernus (Italia)

Danau Avernus merupakan salah satu tempat penuh misteri yang berada di Italia. Tempat ini dipercaya sebagai pintu gerbang menuju neraka.

Hal tersebut didasarkan karena penampakan tempat ini sangat gelap dan merupakan bekas kawah gunung berapi yang sudah mati, serta di dalam Danau Avernus sendiri banyak terdapat gua-gua yang menyeramkan.

download (79)

Menurut keyakinan orang setempat, Danau ini merupakan Sang Dewa Kematian, Hades, kerap memperlihatkan sosoknya. Yang membuat Danau ini makin aneh adalah fenomena hewan-hewan yang tiba-tiba mati saat melintas di dekatnya.

Hal tersebut mungkin dikarenakan kadar gas beracun yang terdapat di sini sangat tinggi, sehingga makhluk hidup sulit menghuni tempat ini, dan satu-satunya yang bisa hidup di sini adalah makhluk yang telah meninggal.ni sosok yang sudah mati.

6. Fengdu (China)

Fengdu merupakan tempat yang terletak di Chongqing, Cina. Tempat ini sering disebut kota hantu, hal tersebut didasarkan karena kota yang telah berumur 2000 tahun ini dianggap merupakan tempat pemberhentian atau persinggahan roh orang yang sudah meninggal sebelum pergi ke kehidupan selanjutnya.

kota Fengdu banyak terdapat kuil-kuil Budha dan Tao, dalam kuil ini penuh penggambaran setan neraka yang menyiksa roh orang mati. Selain itu kota hantu ini juga terdapat pahatan wajah Raja Neraka yang merupakan salah satu pahatan terbesar di dunia.

download (78)

7. Seven Gates of Hell (Tersebar Di Tujuh Benua)

Seven Gates of Hell atau tujuh gerbang neraka merupakan sebuah legenda York, Pennsylvania, Amerika. Menurut legenda Seven Gates of Hell menceritakan kisah jika seseorang berhasil melewati tujuh gerbang akhirat maka dirinya akan berada di dunia lain, yaitu neraka.

images (42)

Tempat keberadaan tujuh gerbang tersebut memang belum diketahui, tapi diduga Seven Gates of Hell berada di setiap benua yang ada di dunia, yaitu Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Antarctica, Eropa dan Australia.

beberapa rumor yang beredar mengatakan gerbang tersebut ada ditangan kiri Sphinx di Mesir, dekat Temple Mount di Israel, Pemakaman Pere Lachaise di Paris, dekat Patung Raksasa Yesus di Brazil, Pemakaman Marie Laveau di New Orlean, Pemakaman Rookwood di Sydney, Lebanon Road di Libanon, dan di Kutub Selatan sendiri.

Tapi keberadaan pasti dari Seven Gates of Hell ini sendiri masih gamang, karena dikisahkan pula untuk membuat para iblis bingung maka para dewa membuat gerbang palsu diberbagai tempat seluruh dunia, yang disebut Thirteen Lost Gates of Hell.

5 Tsunami Terbesar di Dunia

Posted by BaronNight On 11:44 PM 0 comments

 Banyak tsunami yang telah terjadi sepanjang sejarah manusia. Beberapa di antaranya adalah yang terjadi di Indonesia, seperti tsunami yang menghantam wilayah Mentawai pada hari Senin (25/10/2010) lalu dan tsunami Aceh pada tahun 2004 lalu.

http://www.crystalinks.com/tsunami12_04.jpg

Sejarah mencatat bahwa bencana yang terjadi akibat aktivitas geologi itu hampir selalu merenggut banyak nyawa. Berikut ini adalah catatan sejarah tentang lima tsunami yang paling mematikan.
1. Tsunami Aceh
Tsunami ini terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 akibat gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 skala Richter. Gelombang tsunami menyapu beberapa wilayah di Aceh, India, Sri Lanka, Thailand, Maladewa, dan wilayah Afrika Timur.
Sejumlah 226.000 jiwa tewas akibat tsunami ini dengan 166.000 jiwanya merupakan warga negara Indonesia. Gempa penyebab tsunami ini merupakan gempa terbesar keempat yang terjadi dalam sejarah, sedangkan tsunaminya merupakan tsunami yang terbesar. Jumlah orang yang meninggal mencapai 226.000 jiwa dengan 166.000 jiwanya merupakan orang Indonesia.
2. Tsunami di masa Yunani Kuno
Tsunami di masa Yunani Kuno ini diketahui merupakan tsunami pertama yang terekam sepanjang sejarah. Sebab, tsunaminya adalah meletusnya gunung yang berada di dekat Pulau Thera atau Santorini. Jumlah orang yang tewas dalam tsunami ini tidak diketahui dengan pasti, tetapi ditaksir mencapai lebih dari 100.000 orang.
Gelombang tsunami diperkirakan mencapai 15 meter. Sementara itu, tsunami yang terjadi pada tahun 1500 SM ini diperkirakan menjadi sebab runtuhnya peradaban Minoa, salah satu peradaban yang berkembang kala itu.
3. Tsunami di Portugal, Spanyol, dan MarokoTsunami ini terjadi akibat gempa berpusat di dasar perairan Atlantik pada tahun 1755. Gelombang tsunami menghantam kota-kota di Portugal, Spanyol, dan Maroko dengan kerusakan terparah terjadi di wilayah kota Lisbon. Tinggi gelombang tsunami memang tak melebihi Tsunami Krakatau, tetapi jumlah orang yang tewas jauh lebih banyak, sebanyak 60.000 orang.
4. Tsunami Laut China Selatan
Tsunami ini terjadi pada tahun 1782 di wilayah Laut China Selatan yang berdekatan dengan Taiwan. Sebab, tsunami adalah gempa tektonik yang terjadi di dasar lautan. Tidak jelas pusat gempa dan kekuatannya, tetapi sebanyak 40.000 orang tewas karenanya. Berdasarkan katalog tsunami yang dipublikasikan Rusia, gelombang tsunami menerjang daratan hingga sejauh 120 kilometer.
5. Tsunami akibat letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda
Tsunami ini terjadi pada tahun 1883 dan membunuh sekitar 36.000 orang. Gelombang tsunami yang ditimbulkan oleh letusan mencapai tinggi 40 meter dan menyapu setidaknya 165 desa di wilayah Jawa dan Sumatera. Letusan Krakataunya sendiri merupakan letusan gunung api yang terbesar dalam sejarah, menimbulkan suara yang begitu keras dan abu vulkanik yang bahkan tersebar hingga ke Australia

 

Konsep bercinta di luar angkasa tengah marak dibicarakan. Apalagi, jika suatu saat nanti manusia harus meninggalkan Bumi karena sudah tidak layak untuk dihuni, kita tetap perlu menghasilkan keturunan. Bahkan saat kita sedang dalam perjalanan menuju tempat tinggal yang baru itu.

Akan tetapi, sejauh mana peluang untuk mendapatkan keturunan saat manusia telah meninggalkan planet bumi ini?

Dari penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, tampaknya hal tersebut sulit terjadi. Pasalnya, ruang angkasa sendiri sebenarnya merupakan sebuah sistem kontrasepsi yang sangat besar.

Hasil penelitian khusus seputar seks di ruang angkasa menyimpulkan bahwa radiasi kosmik akan membombardir tubuh manusia dengan kuantitas yang besar selama perjalanan di luar angkasa. Selain itu, tinggal di Mars, misalnya, dalam waktu yang lama akan menurunkan jumlah sel sperma.

Janin yang sudah terbentuk tidak akan berkembang secara sempurna di lingkungan ruang angkasa. Meski saat ini ruang di pesawat angkut telah dilengkapi dengan pelindung radiasi yang lebih baik, tetap saja itu tidak cukup untuk melindungi zigot untuk berkembang.

Jika bayi berhasil keluar dari kandungan, peluang bayi itu mengalami cacat yang diakibatkan oleh radiasi sangat besar.

Dan masalah tidak hanya sampai di situ. Dari penelitian terhadap hewan yang dikirim ke luar angkasa, imbas radiasi bisa membunuh sel telur pada janin. Bayi akan terlahir dalam kondisi mandul. Artinya, itu akan mempersulit umat manusia berkembang di planet baru itu nantinya.

Menurut Richard Jennings, pakar medis ruang angkasa asalh University of Texas, astronot memang terbukti tetap mampu membuahi pasangannya setelah ia kembali ke Bumi. Akan tetapi, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap astronot yang menunaikan misi di luar angkasa dalam periode waktu lebih lama.

Dari sisi teknis, masih ada tantangan bagi manusia yang ingin menunaikan tugasnya di luar angkasa. Kostum ruang angkasa saat ini cukup berat dan tidak menyediakan banyak kemudahan untuk bercinta. Sayangnya, manusia tetap perlu menggunakan pakaian khusus.

Alasannya, dalam kondisi tanpa gravitasi, keringan atau cairan lain yang keluar dari tubuh berpotensi dapat merusak perangkat elektronik pesawat. Apalagi ditambah dengan kenyataan bahwa manusia lebih berkeringat saat di luar angkasa.

Beberapa pakar melontarkan ide untuk membuat ‘ruang intim’ yang dipenuhi dengan titik-titik air dingin atau minyak beraroma pada pesawat luar angkasa agar turis yang melancong ke luar Bumi dapat meningkatkan hasrat bercinta mereka.

Namun demikian, tetap saja ada hambatan lain yang telah disiapkan ruang angkasa. Mekanisme tubuh manusia tidak memungkinkan itu terjadi. Sebagai informasi, gravitasi mikro atau tanpa gravitasi menurunkan tekanan darah manusia. Akibatnya, penis pria tidak akan dapat ereksi secara penuh.

Jika manusia ingin mendiami planet lain, antariksawan harus melakukan perubahan besar-besaran pada pesawat ruang angkasa agar penjelajah di masa depan bisa bertahan lebih lama di luar angkasa dan mampu menunaikan tugas alaminya.

Ukiran alien di Mastaba Ptah Hotep ?

Posted by BaronNight On 5:13 AM 0 comments

 Jika kita tidak mendapat gambaran yang jelas mengenai sebuah persoalan, maka kita akan dituntun menuju kesimpulan yang salah. Contohnya adalah kasus ukiran alien bermata besar di Mastaba Ptah Hotep, Saqqara, Mesir.


Sejak lama, sebagian orang percaya bahwa bangsa Mesir purba adalah keturunan alien. Piramida adalah buktinya. Karena menurut mereka mustahil manusia tanpa teknologi canggih dapat membangun struktur semegah itu.

Beberapa hari setelah saya menulis soal ukiran helikopter di Abydos, seseorang mengirim email ke saya dan bertanya mengenai ukiran ini. Apakah ukiran ini benar-benar ukiran alien ?

Sebenarnya, wahai para pembaca, saya merasa tidak enak hati. Karena saya dianggap punya kebiasaan menyangkal bukti-bukti teori alien masa purba. Tapi percayalah, saya tidak bermaksud menyangkal teori alien masa purba. Yang selalu saya pertanyakan adalah bukti-bukti yang diajukan.

Bukankah bagus jika kita bisa memisahkan antara bukti yang hoax dengan yang sejati sehingga kita bisa berfokus hanya pada bukti yang sejati ? Saya rasa kalian pasti setuju.

Ini foto yang dimaksud. Ukiran ini terdapat pada mastaba (kuburan) Ptah Hotep di kompleks Necropolis Saqqara di Mesir.


Jika kalian melihat foto ini, pasti kalian akan mengambil kesimpulan bahwa foto ini benar-benar menyerupai alien dan bahwa bangsa Mesir purba memang dikunjungi oleh alien. Tapi. seperti yang saya katakan di paragraf pertama, jika kita tidak mendapat gambaran yang lebih jelas, maka kesimpulan yang diambil bisa salah.

Sekarang, saya akan menunjukkan foto dengan warna yang lebih jelas. Lihat perbedaannya.


Dengan melihat gambar yang lebih jelas, maka ukiran itu semakin tidak mirip dengan alien. Beberapa web yang saya temukan menyebut gambar itu adalah gambar persembahan kepada para dewa.

Tapi saya juga menyadari bahwa untuk meyakinkan kalian, saya tidak bisa hanya menunjukkan gambar yang lebih jelas itu. Harus ada bukti yang lebih konkret. Lagipula, saya percaya, bagi sebagian pembaca, ukiran itu masih terlihat seperti alien bermata besar.

Jadi saya kembali menyusuri ukiran-ukiran lain yang ada di dinding Saqqara untuk mencari petunjuk. Kebetulan saya pernah dihadiahi sebuah buku mengenai Mesir oleh seorang teman yang baru kembali dari Mesir. Buku itu berjudul All of Egypt karangan EB Bonechi. Di dalamnya saya bisa melihat ukiran-ukiran lain di dinding mastaba Ptah Hotep di Saqqara dengan lebih jelas.

Sambil menyusuri gambar-gambar ukiran lainnya, saya menemukan satu petunjuk yang saya rasa bisa menjadi bukti kuat bahwa ukiran itu bukan alien.

Lihat foto dibawah ini. Ukiran ini berada persis di atas ukiran "alien" tersebut (lihat gambar pertama).

Bisakah kalian melihat petunjuk itu ?


Petunjuk yang saya maksud adalah tanaman berwarna hijau di kiri atas foto yang menghadap ke bawah. Bisakah kalian mengenalinya ? Ini saya perbesar.


Belum bisa mengenalinya ? Oh ya, saya putar dahulu. Ini jadinya.


Nah, sekarang kalian bisa mengenalinya. Ya, tanaman itu mirip dengan kepala "alien" yang kita punya.


Menurut saya, bukti ini sudah cukup. Tapi jika kalian merasa tidak cukup, saya akan memberikan sedikit sentuhan terakhir.

Pertama, sebuah pikiran masuk ke dalam otak saya. Bangsa Mesir adalah bangsa yang sangat teliti. Mereka membangun piramida dan kuil dengan presisi yang sangat tinggi. Jika Tanaman hijau itu sama dengan kepala "alien" yang kita punyai, maka saya rasa jumlah kelopak bunga yang ada pada kedua ukiran seharusnya juga sama banyak.

Jadi saya berusaha mencari tahu apakah pemikiran saya benar atau salah. Saya menghitung jumlah kelopak bunga pada kedua ukiran. Ya, masing-masing ada sembilan helai. Keduanya ternyata merupakan objek yang sama.

Jadi kepala "alien" kita ternyata adalah sekuntum tanaman yang ditaruh di sebuah pot. Lihat lehernya, bukankah mirip dengan leher sebuah pot.

Sekarang, walaupun buktinya sudah cukup kuat bahwa ukiran itu bukan alien, saya masih penasaran. Tanaman apa sih yang sampai bisa menyebabkan salah paham seperti itu ?

Saya menjelajahi google dan menemukan jawabannya. Tanaman itu ternyata adalah tanaman teratai. Ini adalah cuplikan gambar dari answers.com. Tanaman kita ada di kiri bawah. Bahkan kalian bisa melihat kelopaknya juga berjumlah sembilan.



Lalu, di web cgi.ebay, saya menemukan sebuah lukisan yang menunjukkan ratu Nefertari mempersembahkan bunga teratai yang sama kepada dewi Isis.


Jadi, website pertama yang saya temukan yang mengatakan bahwa ukiran itu adalah ukiran persembahan ternyata benar adanya.

Saya tidak tahu, apakah foto ukiran ini sengaja dikaburkan untuk membuat kita percaya ? ataukah ini hanya semata faktor ketidaksengajaan dan ketidaktahuan ?

Kalian pasti tahu bahwa saya selalu menerima teori apapun yang diajukan oleh orang lain asalkan bukan didasarkan pada bukti hoax. Jika bukti itu adalah sebuah hoax, maka tidak layak untuk dipikirkan.

Seperti yang saya katakan pada awalnya, Jika kita tidak mendapat gambaran yang jelas mengenai sebuah persoalan, maka kita akan dituntun menuju kesimpulan yang salah.