Apakah sahabat AnehdiDunia.com masih ingat mengenai tragedi besar tenggelamnya kapal Titanic? Musibah yang terjadi pada tahun 1912 itu memang tidak akan bisa dilupakan oleh siapapun di dunia ini. 

Kapal api laut yang pernah diklaim sebagai kapal terbesar sepanjang sejarah itu harus tenggelam dan terjun bebas ke dasar samudra Atlantik. .

Sebelum tenggelam, kapal Titanic ini sempat mengalami tabrakan keras dengan gunungan balok es, yang kemudian merobek lambung kapal, sehingga air laut masuk ke dalam ruangan kapalnya, dan tidak kurang dari dua jam saja kapal raksasa itu langsung tenggelam.

Tragedi memilukan dari kapal Titanic ini sampai saat ini juga masih mengundang banyak pro dan kontra.  Kapal pesiar yang sangat mewah buatan Inggris itu juga masih menyimpan bayak sekali misteri yang belum terpecahkan. 

Sebagai sebuah kapal pesiar yang sangat mewah, maka rata-rata hanya kalangan orang-orang kaya sajalah yang dapat menikmati pelayaran perdana Titanic. 

Selain itu, Kapal Titanic sangat dibanggakan sebagai sebuah kapal laut yang tidak bisa tenggelam, dan pada kenyataanya kapal Titanic ini akhirnya harus tenggelam di pelayaran perdananya, tepat pada tanggal 15 April tahun 1912.

Tragedi tragis tenggelamnya Titanic itu dipicu oleh tabrakan keras dengan sebuah gunung es, sehingga menyebabkan kapal legendaris ini tenggelam dalam kurun waktu kurang dari dua jam saja. 

Sebanyak lebih dari 1000 penumpang telah mati tenggelam, dan banyak di antaranya sudah tidak diketahui kabarnya juga hingga sekarang. 

Tahukah anda juga, bahwa tenggelamnya kapal Titanic ini ternyata juga ikut menimbulkan beragam cerita mistis yang sangat menyeramkan. 

Cerita-cerita mistis itu hingga kin juga masih banyak beredar di kalangan masyarakat, mari kita simak cerita-cerita mistis itu :

Kejadian mistis pada restoran di Kanada

Cerita mistis dibalik tragedi kapal Titanic yang pertama terjadi di sebuah restoran di Kanada, yang bernama “Five Fisherman”. 

Cerita punya cerita, ternyata restoran yang satu ini dulu adalah bangunan rumah duka yang dipakai untuk menyimpan beberapa ratus jenazah dari korban Titanic. 

Ceritanya, dulu, setelah kapal Titanic tenggelam, tim dari regu penyelamat berhasil menemukan sejumlah jenasah korban yang sudah meninggal mengambang di sekitar lautan lepas. 

Beberapa ratus jenazah itu lalu dibawa ke sebuah rumah duka di Nova Scotia, Kanada. Setelah tahun demi tahun terlewati, rumah duka tersebut kemudian beralih kegunaan menjadi sebuah rumah makan atau restoran, yang bernama “Five Fisherman”. 

Sejak saat itulah,  gedung restoran ini kerap kali dihiasi dengan beragam kejadian-kejadian janggal.  Bahkan katanya, restoran yang satu ini juga sangat terkenal jadi restoran yang paling berhantu di daratan Kanada.

Beberapa sejarawan juga mengungkapkan bahwa peristiwa mistis di restoran ini sudah menjadi bagian penting dalam sejarah restoran ini. 

Beragam kisah-kisah aneh kerap menghiasi restoran ini, seperti ada beberapa gelas kaca yang didapati sedang melayang terbang dan kemudian jatuh dari dalam rak, atau juga adan beberapa peralatan makan yang jatuh dengan sendirinya.


Kejadian mistis di sebuah pameran artefak kapal Titanic

Kisah mistis lainnya pernah terjadi di tahun 2008 lalu di sebuah acara pameran artefak kapal Titanic. Kejadian aneh itu terjadi pada saat pameran akan hendak dibuka. 

Menurut laporan dari beberapa media, cerita dan pengalaman mistis yang terjadi pada saat pameran itu terjadi berdasarkan beberapa laporan dari beberapa orang relawan. 

Di dalam pengakuannya, para relawan itu mengalami banyak sekali kejadian aneh saat pameran berlangsung.  

Peristiwa aneh yang terjadi seperti munculnya beragam suara-suara yang asalnya misterius, kemudian banyak juga penampakan sosok-sosok bayangan hitam, dan juga adanya benda benda yang bergerak atau berpindah posisinya secara misterius.

Guna mengungkap hal-hal ganjil tersebut, beberapa orang staf akuarium kemudian memutuskan untuk mengundang tim paranormal guna untuk bisa menyeledikinya secara mendalam. 

Dengan bantuan peralatan ilmiah, para paranormal itu menyimpulkan bahwa beragam kejadian mistis yang sedang terjadi itu memang berasal dari sebagian besar artifak peninggalan kapal Titanic.


Kejadian misteri di balik replika kapal Titanic

Kisah mistis yang lainnya terjadi di kota Portsmouth, Virginia. Di mana kejadian yang aneh juga dialami seorang pria asal kota ini. 

Pria tersebut  bernama Wyatt Jason Moore, di mana pria yang satu ini sudah menghabiskan waktunya selama lebih dari 8 tahun untuk membuat sebuah replika Titanic. 

Namun, semenjak kapal Titanic itu selesai dia buat, Jason mengaku seringkali dihantui oleh beberapa roh dari korban Titanic. Bahkan, kabanya beberapa sosok roh misterius itu juga menghuni replika kapal buatan Jason tersebut.

Jason juga mengaku pada saat replika dari kapal Titanic-nya itu diletakan di ruang tamu di rumahnya, replika itu banyak mengeluarkan suara-suara mistis yang aneh. 

Lantaran Jason sangat penasaran dengan kejadian ganjil itu, maka dia segera mencoba mengambil beberapa video di sekitar replika kapal Titanic buatannya tersebut. 

Dari sanalah, akhirnya Jason berhasil merekam dua sosok penampakan hantu yang sangat misterius kemudian muncul dalam rakaman kameranya.

Setelah video itu kembali diamati secara detail, Jason melihat ada dua sosok lelaki dengan kepala plontos serta berkumis. 

Jason juga berhasil menangkap sosok wanita yang sedang bersandar di dekat jendela. Sosok wanita itu diyakini sebagai pasangan lelaki plontos berkumis itu, yang diduga dulunya menjadi korban dalam tragedi tenggelam kapal Titanic.


Cerita mistis di balik para kaum sosialita kapal Titanic

Apakah anda sekalian anda mengingat adanya sosok wanita bangsawan yang sifatnya baik hati di dalam film Titanic? Kabarnya, wanita itu memang pernah ada. 

Bangsawan wanita yang baik hati itu memiliki nama Margaret Molly Brown. Sama halnya seperti apa yang digambarkan di dalam film, wanita kaya itu memang berhasil selamat dari tragedi tenggelamnya Titanic, dia selamat bersama suaminya. 

Namun ada yang aneh di sana, meski Molly dan suaminya itu berhasil selamat dari tragedi mengerikan itu, namun secara misterius rumah mereka yang ada di Denver, Amerika Serikat, menjadi salah satu rumah tua yang sangat berhantu.

Rumah indah mereka itu memang sudah ada sejak tahun 1889, dan kini sudah dijadikan sebuah museum oleh sang pemiliknya. Setelah Molly meninggal dunia, banyak kisah mistisnya yang juga ikut menyertai rumah tua itu. 

Beberapa orang staf dan para tamu yang ada di museum itu mengaku seringkali menghirup aroma aneh dari sudut-sudut gelap rumah tua tersebut. 

Tidak hanya itu, beberapa kasus penampakan hantu juga sering dijumpai di sana. Termasuk salah satunya adalah penampakan arwah dari sosok Molly Brown beserta sang suami.


Teror misterius di kediaman sang kapten kapal

Sang mantan kapten kapal Titanic, yang bernama Kapten Edward John Smith, rupanya juga tidak bisa dilepaskan dari kisah-kisah menyeramkan. 

Rumah kediaman masa kecil sang kapten itu terletak di negara Inggris, dan kabarnya sering juga dihiasi kedatangan sosok-sosok hantu dan juga dihiasi rentetan cerita dan beragam kejadian mistis. 

Cerita mistis di rumah sang kapten juga diperkuat oleh beberapa laporan yang berasal dari sepasang suami istri asal Inggris. 

Pasangan itu bernama Louise Bronner dan Neil, yang saat ini memang menempati rumah tua itu. Rumah masa kecil sang kapten yang kini mereka tinggali itu dikabarkan secara tiba-tiba mengalami banjir mendadak yang asal muasalnya entah dari mana asalnya. 

Pasangan itu juga mengaku sering merasakan adanya udara yang cukup dingin yang tiba-tiba menyerang secara tiba-tiba, serta dilaporkan ada beberapa kasus penampakan yang kerap terjadi di dalam rumah tua itu.

referensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/RMS_Titanic

http://humaniora.uniknya.com/2014/08/29/5-kisah-mistis-dibalik-tenggelamnya-kapal-titanic/

 Romawi Kuno pada masanya adalah salah satu kerajaan terbesar dan terkuat di dunia. Tidak mengherankan jika kemudian peninggalan dari kerajaan ini memiliki pengaruh kuat bagi kebudayaan dunia hingga sekarang, misalnya aksara Latin. Namun selain sejarah dalam hal yang positif dan menonjolkan kedigyaan Romawi, tidak sedikit sisi kelam yang dapat kita temukan saat menelusuri sejarah Romawi Kuno. Kaisar Caligula adalah contoh dari sisi kelam tersebut. Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai sosok yang kerap dianggap sebagai salah satu pemimpin tergila dalam sejarah Romawi Kuno.


1. Caligula Bukan Nama Aslinya

Caligula

Lahir pada tanggal 31 Agustus 12 di Antium (sekarang bernama Anzio, Italia), Caligula merupakan keturunan dari keluarga pertama yang memimpin Kekaisaran Romawi Kuno. Ayahnya adalah seorang jenderal Romawi Kuno yang bernama Germanicus. Sementara ibunya yang bernama Agrippina adalah cucu dari Augustus, kaisar pertama Romawi Kuno.

Ketika lahir, Caligula menyandang nama asli Gaius Julius Caesar Germanicus. Saat dirinya masih kecil, ayahnya sempat membawa dirinya ke sebuah acara perkumpulan sambil mengenakan caligae, semacam replika sepatu militer khusus untuk dikenakan anak-anak.

Saat para tentara bawahan Germanicus melihatnya, mereka lantas menjuluki Gaius kecil sebagai caligula (sepatu bot kecil). Sahabat anehdidunia.com sejak itulah, Gaius dikenal dengan nama lain Caligula dan nama tersebut nantinya menjadi nama yang paling sering digunakan dalam literatur Romawi Kuno untuk menyebut dirinya. Menariknya, Caligula sendiri dikabarkan tidak menyukai nama julukan tersebut.

2. Keluarganya Tewas Akibat Dibunuh Penguasa

keluarga Caligula

Sesudah Kaisar Augustus meninggal pada tahun 14 SM, putra angkatnya yang bernama Tiberius kemudian menjadi kaisar Romawi yang baru. Namun Tiberius memendam kecurigaan kepada Germanicus – ayah Caligula – karena Germanicus merupakan jenderal Romawi yang populer dengan reputasi yang terhormat. Germanicus juga masih memiliki hubungan darah dengan keluarga kaisar pertama. Oleh karena itulah, Tiberius memandang Germanicus sebagai pesaing tahtanya yang harus segera disingkirkan.

Menurut sejarawan Romawi yang bernama Suetonius, Germanicus tewas di Suriah akibat dibunuh oleh orang suruhan Tiberius. Sahabat anehdidunia.com Agrippina selaku istri Germanicus lantas menyalahkan Tiberius sebagai penyebab kematian suaminya dan bersumpah akan balas dendam.  Tiberius yang tidak terima lantas memerintahkan supaya Agrippina ditangkap dan dibuang ke pulau terpencil hingga dirinya mati kelaparan.

Anak-anak Germanicus dan Agrippina juga tidak luput dari kekejaman Tiberius. Kakak tertua Caligula yang bernama Nero dikabarkan tewas usai diasingkan. Sementara kakak keduanya yang bernama Drusus Caesar ditangkap atas tuduhan pengkhianatan. Yang tersisa kemudian tinggal Caligula dan saudara-saudara perempuannya. Mereka nantinya diadopsi oleh buyut sekaligus ibu Tiberius yang bernama Livia.

Ketika Livia meninggal, Caligula ganti diadopsi oleh neneknya yang bernama Antonia. Pada tahun 31, Caligula direkrut untuk menjadi pelayan Tiberius di kota Capri. Ia diketahui sempat mencoba menikam Tiberius pada periode ini, namun batal melakukannya dan kemudian diampuni oleh Tiberius. Ketika Tiberius meninggal pada tahun 31, Caligula kemudian menjadi kaisar Romawi yang baru saat usianya baru sekitar 25 tahun.

3. Caligula Menjadi Sadis Setelah Jatuh Sakit

Raja Caligula

Saat baru dilantik menjadi kaisar baru Romawi, penduduk kota Roma menyambut pelantikannya dengan gegap gempita. Pasalnya dia merupakan putra dari sosok Germanicus yang banyak dicintai oleh warga Roma. Mereka bahkan sampai menjuluki Caligula sebagai ‘bayi kami’ serta ‘bintang kami’. Dan saat baru berkuasa sendiri, Caligula memang menelurkan sejumlah kebijakan yang membuat ia dicintai oleh rakyatnya. Sahabat anehdidunia.com ia membebaskan para tahanan politik di masa Tiberius, menghapuskan pajak-pajak yang tidak disukai, serta memberikan bonus kepada prajurit.

Namun segalanya berubah saat ia jatuh sakit pada akhir tahun 37. Saat ia akhirnya pulih, Caligula muncul sebagai sosok yang jauh berbeda dari sebelumnya. Perubahan sikap tersebut diperkirakan terjadi karena Caligula mengira dirinya sakit akibat diracun. Ia dikabarkan membunuh orang-orang dekatnya seperti Gamellus (sepupu sekaligus putra angkat Tiberius), Antonia (nenek yang merawatnya), hingga Marcus Lepidus (saudara iparnya). Sementara saudari-saudarinya seperti Julia Livilla dan Agrippina yang Muda diperintahkan untuk dibuang ke pengasingan.

Sikap sadis Caligula belum berhenti sampai di sana. Saat memerintahkan hukuman mati, ia memberikan instruksi yang jelas supaya korban eksekusi dibunuh pelan-pelan. Tidak jarang Caligula menonton langsung proses eksekusi sambil menikmati makanannya. Ia juga memaksa keluarga korban untuk menonton langsung proses eksekusinya.

4. Caligula Menganggap Dirinya Sendiri Sebagai Dewa

Caligula Menganggap Dirinya  Dewa

Jika bersikap sadis saja dianggap belum cukup, Caligula juga ingin supaya dirinya diperlakukan bak dewa. Ia dilaporkan meminta supaya dirinya disembah sebagai Neos Helios (Matahari Baru). Hal ini diperkuat dengan temuan uang logam di Mesir yang menampilkan sosok Caligula sebagai dewa matahari.

Saat Caligula tampil di hadapan publik, ia bakal mendadani dirinya sendiri seperti Dewa Apollo. Para anggota Senat (semacam parlemen) diperintahkan untuk menyanjungnya sebagai dewa. Sejumlah kuil dibangun secara khusus untuk memuja dirinya. Sahabat anehdidunia.com kepala patung-patung dewa dipenggal untuk diganti dengan kepala dirinya. Ia bahkan sempat berencana untuk mendirikan patung dirinya di bangunan suci Yerusalem, namun niat tersebut batal terlaksana atas bujukan orang dekatnya.

Sikap menyimpang Caligula masih belum berhenti sampai di sana. Ia dikabarkan sempat melakukan hubungan seksual dengan saudarinya sendiri, berencana mengangkat kuda kesayangannya sebagai kepala dewan, membunuh gladiator dalam pertandingan pura-pura, hingga membawa istri keempatnya berjalan-jalan dalam kondisi telanjang bulat di hadapan teman-temannya.

5. Caligula Gemar Berfoya-Foya dan Menguras Anggaran Negara

Caligula Gemar Berfoya-Foya dan Menguras Anggaran Negara

Caligula hanya berkuasa selama 4 tahun. Namun dalam masa pemerintahan yang singkat tersebut, ia menghabiskan uang dalam jumlah yang amat banyak. Menurut Suetonius, pada tahun pertama pemerintahannya saja, Caligula sudah menghabiskan uang sebanyak 2,7 milyar sestersius yang sudah susah payah dikumpulkan oleh Tiberius.

Selain untuk membangun bangunan-bangunan pokok seperti akueduk dan pelabuhan, uang tersebut digunakan oleh Caligula untuk mendirikan kuil pemujaan dirinya, menggelar pesta mewah dan pertunjukan gladiator, mengimpor menara obelisk langsung dari Mesir, dan membangun jembatan apung sementara hanya untuk menghindari ramalan. Ketika anggaran Romawi terkuras banyak, otoritas Romawi terpaksa meminta pinjaman uang kepada rakyat dan melakukan penyitaan properti.

6. Caligula Adalah Kaisar Romawi Pertama yang Tewas Dibunuh

Caligula Adalah Kaisar Romawi Pertama yang Tewas Dibunuh

Sebagian besar dari anda mungkin sudah tahu kalau Julius Caesar tewas akibat dibunuh. Namun saat terbunuh, sistem pemerintahan Romawi pada waktu itu masih belum berbentuk kekaisaran, melainkan republik. Saat sudah menjadi kekaisaran, Caligula menjadi sosok pemimpin Romawi pertama yang tewas akibat terbunuh. Akhir yang nampaknya sudah bisa ditebak jika melihat gaya pemerintahannya sendiri yang kontroversial.

Semuanya bermula ketika Caligula baru saja tiba di kota Roma pada tahun 41 setelah kembali dari Gaul (Perancis). Sahabat anehdidunia.com ketika ia sedang bersama para pengawalnya, sejumlah pengawalnya mendadak menyerang Caligula dan menikamnya beramai-ramai. Mereka adalah anggota Garda Praetoria yang sudah muak dengan gaya pemerintahan Caligula.

Caligula pun tewas di tempat dengan 30 luka tusukan, sekaligus menjadi  kaisar pertama Romawi yang mengalami nasib tragis tersebut. Nasib yang tak kalah naas juga harus dialami oleh istrinya Caesonia beserta anak perempuannya. Mereka berdua turut menjadi korban eksekusi. Pasca tewasnya Caligula, pamannya yang bernama Claudius kemudian naik menjadi kaisar baru Romawi.

Sumber :
https://learnodo-newtonic.com/caligula-facts

Perjalanan Misterius Keluarga Tromp

Posted by BaronNight On 2:52 AM 0 comments

 

Sebuah keluarga di Australia menghebohkan publik tatkala dilaporkan menghilang secara misterius. Anggota keluarga yang terdiri dari 5 orang ini tiba-tiba meninggalkan rumah dan perkebunan mereka, bahkan rumah ditemukan dalam keadaan tak terkunci sama sekali. Dikabarkan kelimanya pergi dengan sebuah mobil dan mulai mencoba menghilangkan jejak keberadaan mereka. Inilah perjalanan misterius keluarga Tromp yang menjadi kasus teraneh dalam 30 tahun terakhir dalam sejarah kepolisian Australia.

Kepolisian Australia tampaknya memiliki beberapa file kasus aneh dan misterius yang beberapa di antaranya bahkan menyimpan teka-teki dan belum terungkap. Misalnya saja kasus kematian pria misterius di Pantai Somerton yang dikenal dengan Kasus Taman Shud hingga kasus hilangnya anak-anak Beaumont.

Di anatara kasus-kasus aneh tersebut, ada sebuah kasus yang terjadi belum lama ini di Australia, tepatnya di Silvan, bagian timur Melbourne. Kasus ini menyangkut keluarga Tromp yang mengalami perjalanan misterius pada akhir Agustus 2016 yang lalu. Begitu misteriusnya kasus ini bahkan kepolisian setempat mengatakan bahwa kasus ini adalah kasus paling aneh dalam 30 tahun terakhir yang ditangani kepolisian Australia.

Keluarga Tromp adalah keluarga biasa yang tinggal di kediaman mereka yang juga merangkap perkebunan keluarga di wilayah Silvan. Keluarga ini terdiri dari sang ayah yaitu Mark Tromp (51), isrinya Jacoba Tromp (53), serta anak-anak mereka yang telah dewasa Riana (29), Mitchell (25), dan si bungsu Ella (22). Dalam kesehariannya keluarga ini menjalankan bisnis pemindahan lahan serta perkebunan buah berry di mana ketiga anak-anak keluarga tersebut bekerja sepanjang hari.

Rumah keluarga Tromp
Tidak ada yang aneh dari keluarga ini. Keluarga Tromp sama seperti keluarga lainnya di Australia dan mereka bahkan dapat dikatakan memiliki perekonomian yang cukup baik. Namun semuanya berubah ketika kelima anggota keluarga tersebut tiba-tiba menghilang dari kediaman mereka pada akhir Agustus 2016.

Hari itu Senin, tanggal 29 Agustus 2016. Kepolisan Silvan mendapatkan laporan keluarga Tromp tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Anehnya ketika polisi sampai ke kediaman mereka, rumah itu ak terkunci sama sekali. Polisi juga mendapati surat-surat berharga, paspor, kartu kredit, hingga beberapa telepon genggam masih lengkap berada di dalam rumah. Hanya mobil Peugeut SUV milik putri bungsu keluarga itu yang tak ada. Maka polisi berkesimpulan keluarga itu pergi tak jauh dan hanya membawa uang tunai.

Di sisi lain rupanya keluarga Tromp pergi menuju Bathurst hari itu yang berjarak sekitar 500 mil dari rumah mereka. Namun entah apa yang dilakukan keluarga itu di sana. Namun yang pasti telepon genggam milik Mitchell ditemukan berada di 19 mil Warburton. Belakangan diketahui bahwa telepon genggam itu memang sengaja dibuang atas perintah orang tua Mitchell dengan tujuan agar keberadaan mereka tak terlacak.

Keesokan harinya, Selasa tanggal 30 Agustus 2016 sekitar pukul 7 pagi, Mitchell meninggalkan rombongan dan pergi seorang diri menuju ke Jenolan Caves. Dua orang anak perempuan keluarga tersebut yaitu Riana dan Ella juga pergi meninggalkan yang lainnya. Riana dan Ella bahkan dilaporkan mencuri sebuah mobil dan pergi menuju Goulburn. Anehnya, di sana mereka sempat melaporkan bahwa orang tua mereka telah menghilang.

Tak lama setelah membuat laporan orang tua mereka hilang, keduanya kemudian berpisah dan mulai mencari jalur perjalanan masing-masing. Ella kembali ke rumah pada selasa malam, dan begitu tiba di rumah ia telah disambut oleh beberapa petugas yang masih berjaga di rumah keluarga Tromp.

Sementara itu, Riana ditemukan berada di bak mobil seorang pria bernama Keith Whittaker. Menurut keterangan Keith, dirinya yang sedang menyetir tiba-tiba menyadari ada suara tendangan dari belakang mobilnya. Ketika diperiksa ia menemukan seorang wanita yang berpakaian rapi yang kemudian ketika ditanyai siapa dirinya dan dari mana berasal, ia mengaku tak ingat sama sekali. Riana juga sempat menawarinya uang sebesar $50. Tapi Keith menolaknya.

Di lain pihak, Mitchell Tromp kembali ke rumah dengan menggunakan kereta api pada keesokan harinya, rabu tanggal 31 Agustus. Sama seperti yang lainnya ia juga mengaku tak tahu apa yang sedang dilakukannya dan alasan ia pergi beberapa hari sebelumnya.

Lalu apa yang terjadi pada kedua orang tua mereka, Mark dan Jacoba Tromp? Ketika berpisah dengan ketiga anaknya, mereka berdua rupanya memutuskan untuk berpisah dan melakukan perjalanan dengan jalur berbeda setelah sebelumnya terakhir bersama di Wangaratta. 

Di sana mereka sempat memepet sebuah mobil pasangan suami istri. Mobil itu sempat menepi dan dihampiri oleh Mark. Dilaporkan Mark sempat memandang lama ke arah dalam mobil itu yang cukup membuat pemilik mobil ketakutan. Tetapi kemudian ia pergi begitu saja. Jacoba kemudian pergi ke arah utara, sementara Mark pergi ke arah Wangaratta's Merriwa Park dan hilang di sana.

Tanggal 1 September 2016 esok harinya, Jacoba diketahui pergi menuju daerah bernama Yass dan mencoba memesan sebuah kamar motel. Seorang pegawai motel yang mengenalinya karena pengumuman orang hilang lalu mengantarkan Jacoba ke Goulburn Hospital.

Tanggal 2 September, keberadaan Mark Tromp masih misterius. Polisi kemudian berusaha melakukan pencarian di mana ia dilaporkan terakhir kali terlihat yaitu Wangaratta's Meriwa Park. Di sana polisi berhasil menemukan mobil keluarga Tromp, dalam keadaan tak terkunci bahkan kunci mobil masih tergantung. Tetapi Mark tak ditemukan.

Jalur perjalanan aneh keluarga Tromp

Tanggal 3 September, ada laporan bahwa seorang pria mirip Mark terlihat berjalan seorang diri dan tampak linglung di jalanan Wangaratta pada pukul 5 sore. Ia lalu segera dibawa ke kantor polisi. Di sana, Mark sempat ditanyai polisi dan menjalani pemeriksaan mental hingga 5 jam.
Di luar kantor polisi tampak banyak media yang menunggu Mark dan juga ingin mengetahui keterangan detail tentang apa sebenarnya motivasi keluarga Tromp menghilang secara misterius. Namun Mark yang keluar dari kantor polisi setelah pemeriksaan usai justru mengacungkan jari tengah pada media dan kemudian pergi. Namun belakangan Mark meminta maaf atas perilaku tak sopannya itu.

Tanggal 4 September, Mitchell dan Ella Tromp muncul ke publik untuk mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian serta media yang telah membantu menemukan ayah mereka yang hilang. Namun penjelasan dan klarifikasi tentang alasan mereka pergi secara aneh pada tanggal 29 September 2016 yang sudah ditunggu-tunggu media tak pernah diceritakan. Mereka hanya mengatakan bahwa mereka sendiri masih merasa bingung atas apa yang telah terjadi.

Mitchell dan Ella Tromp

Spekulasi kemudian berkembang liar. Banyak yang penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga ini dan apa yang menyebabkan mereka memutuskan untuk tiba-tiba pergi dari rumah dan memisahkan diri di perjalanan. Ada beberapa rumor bahwa keluarga ini memiliki penyakit mental, namun kemudian terbantahkan setelah melalui proses penyelidikan. Kelima orang tersebut bahkan tidak sedang menggunakan obat-obatan.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga ini? Setidaknya ada tiga teori yang banyak dikemukan di internet. Teori pertama mengatakan bahwa apa yang dilakukan keluarga ini hanyalah untuk mencari sensasi. 

Teori kedua mempercayai bahwa salah satu keluarga Tromp mengidap delusi akut yang dikenal dengan folie a deux. Delusi ini menyebabkan seseorang berperilaku paranoid dan mempercayai bahwa dirinya sedang menjadi target pembunuhan atau perampokan.

Teori terakhir menyangkut kelompok mafia. Beberapa orang meyakini keluarga ini tengah dikejar oleh kelompok mafia yang membuat mereka terpaksa meninggalkan rumah secara tiba-tiba. Hal ini diperkuat dengan kepergian mereka tanpa telepon genggam dan paspor yang diyakini dapat terlacak oleh anggota kelompok tersebut. Bahkan Mitchell Tromp sempat membuat telepon genggam miliknya di perjalanan. Hal ini pula yang mungkin menjadi alasan mengapa keluarga ini menolak mengatakan alasan kepergian mereka yang misterius itu.

 

Mungkin banyak dari kalian yang sudah mengetahui bahwa Taj Mahal adalah monumen yang dibangun Shah Jahan untuk mengenang istri tercintanya Mumtaz Mahal yang meninggal setelah melahirkan anak mereka. Tetapi mungkin sebagian masih belum megetahui kesedihan yang dialami Shah Jahan rupanya tidak cukup sampai di sana. Lima tahun setelah Taj Mahal selesai dibangun, ia harus merasakan pengkhianatan dari orang yang terdekatnya....

Taj Mahal adalah monumen marmer putih menakjubkan yang terletak di tepi selatan Sungai Yamuna di kota Agra, Uttar Pradesh, India. Bangunan bersejarah ini dibangun oleh Kaisar Mughal yang bernama Shah Jahan yang dipersembahkan untuk mendiang istri tercintanya Arjumand Banu Begum atau Mumtaz-ul-Zamani atau yang lebih populer dikenal sebagai Mumtaz Mahal.

Taj Mahal merupakan maha karya di bidang arsitektur. Pembangunannya membutuhkan waktu 21 tahun yaitu dimulai sejak tahun 1632 dan akhirnya selesai pada tahun 1653. 

Menempati area kompleks seluas 42 hektar, monumen indah ini dianggap sebagai salah satu Keajaiban Dunia Baru. Arsitekturnya adalah perpaduan antara arsitektur Mughal dengan Persia. Taj Mahal yang juga terdapat di dalamnya wisma dan masjid ini memiliki kesempurnaan simetri, keindahan struktural, kaligrafi rumit yang menakjubkan, hiasan batu permata, dan taman yang indah bersatu padu di satu bangunan.



Taj Mahal boleh dikatakan lebih dari sekedar makam, ia adalah pernyataan cinta abadi dari Shah Jahan kepada belahan jiwanya Mumtaz Mahal.


Kisah Cinta Shah Jahan dan Mumtaz Mahal

Shah Jahan lahir pada tahun 1592. Pada tahun 1607 cucu Akbar Agung ini pertama kali bertemu dengan pujaan hatinya. Pada saat itu Shah Jahan yang masih remaja belum menjadi kaisar kelima Kekaisaran Mughal. Kerajaan itu masih dibawah kekuasaan ayahnya, Jahangir.

Baca juga: Babur, Kaisar Ajaib Pendiri Kerajaan Mughal

Shah Jahan muda saat itu dipanggil Pangeran Khurram. Dalam sebuah acara istana, Pangeran Khurram bertemu dengan Arjumand Banu Begum yang kelak akan menjadi istrinya. Wanita muda yang berusia 15 tahun merupakan putri dari calon perdana menteri, sementara bibinya akan menikah dengan ayah Pangeran Khurram.

Meskipun keduanya telah jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi keduanya tidak diizinkan untuk segera menikah. Pangeran Khuram harus menikah terlebih dahulu dengan Kandahari Begum. 

Pada tanggal 27 Maret 1612, Pangeran Khurram akhirnya menikah dengan pujaan hatinya yang kemudian dikenal sebagai Mumtaz Mahal. Mumtaz Mahal sendiri adalah istri ketiga Shah Jahan tetapi wanita inilah yang paling dicintainya.

Mumtaz Mahal dan Shah Jahan

Mumtaz Mahal adalah sosok wanita cantik, berhati lembut, dan juga cerdas. Rakyat suka padanya. Ia juga dikenal sangat peduli pada orang miskin dan sering memberikan makanan dan juga uang pada mereka.

Dalam pernikahannya, pasangan ini mendapatkan 14 anak tetapi hanya 7 di antaranya yang bertahan hidup melewati masa bayi. Saat itu bayi dan anak-anak rentan sekali meninggal dunia. Tetapi saat melahirkan anak ke-14 itulah, Mumtaz Mahal meninggal dunia.

Baca juga: 7 Sejarah Gelap Dinasti Mughal


Kematian Mumtaz Mahal, Kesedihan Seumur Hidup Shah Jahan

Pada tahun 1631 atau tiga tahun setelah pemerintahan Shah Jahan berjalan, terjadi sebuah pemberontakan yang dipimpin oleh Khan Jahan Lodi. Shah Jahan membawa pasukannya ke Deccan, sekitar 400 mil dari Agra, untuk menghancurkan pemberontakan tersebut.

Mumtaz Mahal seperti biasanya menemani sang suami meskipun saat itu ia tengh hamil besar. Pada tanggal 16 Juni 1631, di tengah-tengah pertempuran itu ia melahirkan bayi perempuan yang sehat di tendanya di tengah-tengah perkemahan kerajaan. Bayi perempuan itu dinamai Gauhara Begum. Awalnya semua tampak baik-baik saja, tetapi tampaknya telah terjadi masalah saat persalinannya.

Shah Jahan yang menerima kabar tentang kondisi istrinya segera bergegas pergi menuju tenda. Pagi-pagi sekali pada tanggal 17 Juni atau keesokan harinya setelah melahirkan putrinya, Mumtaz Mahal meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya dalam pelukan suaminya.



Tidak bisa dibayangkan bagaimana perasaan Shah Jahan saat itu. Sebuah sumber mengatakan bahwa Shah Jahan sedih luar biasa karena kematian Mumtaz Mahal. Dia pergi ke tenda dan menangis sejadi-jadinya di sana. Mumtaz Mahal lalu dimakamkan dengan cara Islam di dekat perkemahan di Burbanpur.

Pada Desember 1631, Khan Jahan Lodi menang atas pertempuran dengan kaisar. Tak ada yang diminta Shah Jahan sebagai pihak yang kalah. Ia hanya minta agar bisa membawa tubuh istrinya yang dikuburkan di tanah itu. Makam Mumtaz Mahal kemudian digali dan jasadnya dibawa sejauh 700 km ke Agra. Di sana Mumtaz Mahal kembali dimakamkan dengan prosesi pemakaman besar dengan melibatkan ribuan tentara dan pelayat.

Mumtaz Mahal dimakamkan pada 8 Januari 1632 di tanah yang disumbangkan oleh Raja Jai Singh. Di tempat inilah kelak Taj Mahal dibangun.


Pembangunan Taj Mahal

Kesedihan sepertinya tidak pernah pergi dari Shah Jahan setelah kepergian mendiang istrinya. Ia lalu berniat membangun sebuah monumen untuk mengenang istrinya. Ia mencurahkan segalanya untuk merancang sebuah makam yang megah, mahal, sekaligus rumit, namun indah. Bangunan ini dipersembahkan tak lain untuk Mumtaz Mahal.

Arsitek yang membangun Taj Mahal adalah Ahmad Lahauri, tetapi diyakini bahwa Shah Jahan sendirilah yang merancang bangunan indah ini. Ia juga dibantu oleh sejumlah arsitek terbaik pada masa itu di Agra.

Kekaisaran Mughal saat itu adalah salah satu kekaisaran terkaya di dunia terutama pada masa pemerintahan Shah Jahan. Ini artinya sang kaisar punya sumber daya yang lebih dari cukup untuk membangun sebuah monumen megah.

Baca juga: Kisah di Balik Kastil Neuschwanstein

Untuk mempercepat proses pembangunan, sekitar 20.000 orang pekerja dilibatkan dalam pembangunan ini. Pembangunan pertama kali dilakukan dengan mendirikan pondasi dan kemudian membuat landasan raksasa sepanjang 624 kaki. Ini akan menjadi dasar dari bangunan Taj Mahal dan sepasang bangunan batu pasir merah akan mengapitnya, yaitu masjid dan wisma.

Taj Mahal menggunakan desain perpaduan arsitektur Mughal dan Persia. Pembangunan dan rancanganTaj Mahal juga terinspirasi dari bangunan Timurid, Makam Humayun, Makam Itmad-Ud-Daulah, dan Masjid Jama milik Shah Jahan di Delhi.

Marmer putih adalah salah satu fiur yang paling mencolok dan menonjol dari Taj Mahal. Marmer yang digunakan unuk pembangunan secara khusus digali di Makrana, 200 mil jauhnya dari Agra. Dilaporkan butuh 1.000 gajah dan lembu yang untuk membawa marmer-marmer yang sangat berat itu menuju ke lokasi pembangunan.

Kisi-kisi marmer pada Taj Mahal

Pada bagian atas Taj Mahal terdapat kubah bercangkang ganda besar yang membentang 240 kaki dan juga ditutupi oleh marmer putih. Sebenarnya masih ada detail dan kerumitan yang membuat Taj Mahal sangat istimewa.



Di masjid, wisma, dan gerbang utama di ujung selatan kompleks terdapat kaligrafi ayat-ayat Al-Quran. Shah Jahan menyewa ahli kaligrafi terbaik bernama Amanat Khan untuk mengerjakan kaligrafi yang indah ini. Kaligrafi itu bertahtakan marmer hitam. Meski terbuat dari batu, lekuknya meniru tulisan tangan asli.



Selain kaligrafi itu ada detail menakjubkan lainnya yaitu bunga hias halus yang ditemukan di seluruh kompleks Taj Mahal. Pemotongan batu yang mengukir desain bunga yang rumit ke dalam marmer putih dan kemudian menatanya dengan batu-batu berharga untuk membentuk tanaman merambat dan rangkaian bunga adalah maha karya yang sangat mengagumkan.


Arsitektur yang menakjubkan itu seolah bertambah sempurna dengan empat sungai air yang berkumpul di kolam pusat Taj Mahal. Kebun dan sungai dipenuhi oleh air dari Sungai Yamuna melalui sistem air bawah tanah yang rumit. Secara keseluruhan, pembangunan Taj Mahal pada tahun 1653 memakan biaya sekitar 32 juta rupee.



Kematian Shah Jahan

Shah Jahan tetap berkabung setelah kepergian istrinya dan ia tidak pernah sepenuhnya pulih dari duka. Lima tahun setelah Taj Mahal rampung, putranya, aurangzeb, mengambil alih kekuasaan. Aurangzeb membunuh tiga kakak laki-lakinya dan memenjarakan ayahnya sendiri demi duduk di singgasana raja.

Shah Jahan kemudian dipenjarakan di Benteng Merah di Agra pada tahun 1658, tak lama setelah Aurangzeb naik tahta. Pria tua itu dilarang untuk meninggalkan tempat Benteng Merah. Shah Jahan menghabiskan 8 tahun terakhir hidupnya di dalam sana sambil menatap keluar pada sebuah jendela kecil. Melalui jendela itulah ia bisa melihat Taj Mahal. 

Shah Jahan meninggal dunia pada 22 Januari 1666. Aurangzeb meminta ayahnya dimakamkan dengan Mumtaz Mahal di ruang bawah tanah di bawah Taj Mahal.

Baca juga: 7 Makam Paling Misterius di Dunia



Pada tahun 1800-an ketika Inggris masuk ke India dan berhasil menggulingkan Kekaisaran Mughal, Taj Mahal menjadi sasaran penjarahan karena keindahannya. Orang-orang itu memotong batu permata yang ada di dinding, mencuri lilin dan pintu dari perak, bahkan beberapa orang berusaha menjual marmer putih ke luar negeri.

Tetapi untunglah Gubernur Jenderal India yang saat itu menjabat, Lord Curzon, menaruh perhatian lebih pada kelestarian bangunan ini. Alih-alih menjarah Taj Mahal, Curzon justru memerintahkan untuk melakukan perbaikan untuk membuat Taj Mahal seperti sedia kala.

Selama bertahun-tahun Taj Mahal menjadi destinasi wisata yang dikunjungi 7-8 juta orang setiap tahunnya (2014). Setiap sebulan sekali, pengunjung memiliki kesempatan untuk melakukan kunjungan singkat selama bulan purnama untuk melihat bagaimana Taj Mahal tampak bersinar dari dalam ke luar di bawah sinar rembulan. Taj Mahal sendiri telah ditetapkan sebagai Daftar Warisan Dunia oleh UNESCO sejak tahun 1983.

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Taj_Mahal
https://id.wikipedia.org/wiki/Shah_Jahan
https://www.thoughtco.com/the-taj-mahal-1434536
https://www.bbc.com/news/world-asia-india-27970693

 

Sebuah tim penjelajah kecil baru saja mengumumkan bahwa mereka mengklaim memang telah menemukan setidaknya dua buah piramida kuno yang disebut juga sebagai “piramida hitam” (Black Pyramids) di wilayah “Segitiga Alaska” di Alaska sebuah negara bagian Amerika Serikat yang berada di sebelah barat laut utara Kanada itu.

Pada saat ini, hanya bagian atas piramida yang terpapar, namun bentuk umumnya mulai terlihat jelas. Menurut para ahli geologi, piramida yang mereka temukan dibawah salju di Alaska, adalah piramida yang lebih besar daripada yang ada di Mesir.

Piramida Alaska yang masih terkubur dibawah salju di puncak Gunung McKinley yang bernama Denali, Alaska.

Pada rekaman video yang ada dibawah halaman berjudul “Is There An Ancient Pyramid Buried Under Alaska?”, oleh EMN Exclusive pada sebuah acara outdoor bernama Contact In The Desert, di daerah Joshua Tree, California, seorang reporter dan sekaligus investigator bernama Dr. Linda Moulton Howe membagikan penelitiannya.

Ia menerangkan tentang adanya piramida yang diduga terkubur di bawah Alaska, dan bagaimana hal itu juga berkaitan dengan dewa-dewa manusia di zaman purba.

Ada yang mengatakan bahwa piramida di Alaska adalah hoax atau tipuan sementara yang lain tetap percaya dan mempertahankan keyakinannya, bahwa hal itu adalah nyata.

Linda Moulton Howe pertama kali melaporkan penemuan yang aneh di Alaska tersebut yaitu, “Sebuah piramida yang jelas terkubur sekitar 50 mil dari Gunung McKinley,” menurut Whitley Strieber di Unknown Country.

Dia melaporkan bahwa ‘benda’ itu tampaknya sangat tua, berada di puncak Gunung McKinley yang bernama Denali pada ketinggian 1.150 kaki, dibangun dan dikubur oleh pihak-pihak yang tidak dikenal dan “lebih besar dari pada Piramida Keops”.

Dr. Linda Moulton Howe, peneliti Piramida Alaska

Linda Moulton Howe mengaku juga, bahwa seorang peneliti yang kini sudah meninggal pernah masuk ke dalamnya. Kini anaknyalah sebagai satu-satunya yang mau menceritakan tentang hal ini.

Angkatan bersenjata AS tahu mengenai keberadaan piramida ini, namun mereka tak mau menceritakannya.

Bahkan suatu ketika, sebuah helikopter angkatan bersenjata AS pernah hampir tersedot jatuh ketika sedang melintas diatasnya. Linda menyatakan hal ini dalam sebuah video (lihat video dibawah artikel ini).

Piramida ini dilaporkan berada di tempat yang disebut dengan “Segitiga Bermuda Alaska” atau The Alaska Triangle. Segitiga Alaska, adalah sebuah wilayah yang berada di barat laut Alaska, memiliki lebih banyak kasus orang hilang daripada di tempat lainnya di dunia.

Sudah lebih dari 20.000 orang lenyap diwilayah Segitiga Alaska hanya dalam kurun waktu 50 tahun terakhir. Siapa atau apa yang ada dibalik kasus ini tidak pernah diketahui. Beberapa percaya bahwa hal ini terjadi karena adanya binatang pemangsa lokal, bahkan hingga isyu adanya monster yang berbahaya.

Wilayah Segitiga Alaska atau “Alaska Triangle”

Legenda demi legenda mulai muncul dan berkembang di Alaska, dan seiring dengan sejarah hilangnya ribuan orang yang tidak menyenangkan di daerah tersebut, justru menjadi perbandingan dan ada hubungannya dengan Segitiga Bermuda di daerah antara AS dan Karibia.

Bekerja sama dengan pakar lokal dan saksi mata, pada masa lalu sebuah tim penyidik pergi kesana dan mencari informasi kasus per kasus untuk mengumpulkan bukti, melakukan tes, memeriksa sejarah dan mengeksplorasi mitos lokal untuk menentukan penjelasan yang paling layak untuk penghilangan tersebut, sambil berusaha memahami misteri yang mengerikan itu. Namun hingga kini belum ada hasil yang memuaskan.

“Segitiga Bermuda Alaska, garisnya mengiris melalui empat wilayah negara bagian di Alaska, dari padang gurun dan pegunungan sampai ke tundra interior, dan bahkan sampai ke pegunungan Arktik di kutub utara.

Titik atau poin Segitiga Alaska termasuk dalam petak tanah yang luas dari Juneau dan Yakutat di tenggara, pegunungan Barrow di utara, dan Anchorage di pusat negara bagian,” menurut Cristen Coger di HowStuffWorks.

Lokasi Piramida Kedua yang misterius di Alaska dan masih terkubur di dalam tanah.

“Bahkan orang Indian Tingit asli Alaska yang tinggal di dekat Juneau telah mengintegrasikan misteri aneh ini ke dalam budaya religius mereka. Mereka percaya roh jahat bernama Kushtaka, sebuah persilangan antara seorang pria dan berang-berang, menangkap orang-orang yang telah tenggelam atau tersesat, membawa mereka ke wilayahnya agar tidak pernah terlihat lagi, “tulis Cristen Coger.

Keberadaan piramida mungkin masih menjadi ‘rahasia’ jika bukan karena siaran berita televisi  Channel 13 dari kota Anchorage pada tahun 1992, yang memiliki segmen mengenai ‘penemuan’ oleh ilmuwan ahli geologi dan lainnya tentang adanya piramida bawah tanah yang ukurannya berkali-kali lebih besar dari Piramida Keops di Mesir.

Penemuan ini dilakukan karena ada rencana uji coba nuklir bawah tanah China yang telah dijadwalkan, lalu ilmuwan tersebut memutuskan untuk menyiapkan sejumlah peralatan dan akan menggunakan efek getaran dari informasi seismik ledakan nuklir itu untuk ‘memetakan’ area tertentu di Alaska. Akibatnya mereka justru menemukan piramida bawah tanah tersebut.

Peta lokasi yang diduga piramida di Alaska, Amerika Serikat.

Pada tahun 2012 silam, mereka sudah tahu tentang semua ini karena ada seorang pensiunan militer yang berada di Alaska, pada saat yang bersamaan dengan siaran tersebut.

Mereka telah melihatnya, bersama semua teman-temannya dan berkunjung juga ke markasnya. Dia menunggu selama 20 tahun lamanya, dan kemudian memberitahu Linda Moulton Howe dari situs Earthfiles.com.

Lokasi , garis lintang / bujur kedua piramida di Alaska itu adalah:

Mungkinkah Alaska memiliki piramida buatan manusia tertua di dunia yang disebut sebagai “Piramida Hitam”? Dan jika benar, apakah salju dan es yang baru-baru ini mencair, suatu saat akan mengungkapkan struktur kuno itu untuk masa yang akan datang? Semuanya misterius, namun masih terus diteliti hingga kini. (©IndoCropCircles.com)